IPA SMP · Gerak Melingkar · Ibadah Haji dan Umrah
Tawaf dan Gerak Melingkar
Tujuh putaran mengelilingi Kakbah adalah contoh gerak melingkar yang bisa diukur: periode, kecepatan sudut, kecepatan linear, dan gaya ke arah pusat.
- Menghitung periode, kecepatan sudut, dan kecepatan linear jamaah
- Membandingkan jalur dekat Kakbah dan jalur luar
- Menjelaskan gaya sentripetal dan mengapa tubuh condong ke dalam
- Membedakan gerak melingkar (tawaf) dan gerak bolak-balik (sai)
Tekan tombol Lanjut, tombol panah, atau geser layar.
Tawaf dilihat dari atas
Tujuh putaran, berlawanan arah jarum jam, dengan Kakbah di sisi kiri jamaah.
- Dari atas, jamaah bergerak melingkar dengan Kakbah di sebelah kirinya. Itu berarti geraknya berlawanan arah jarum jam.
- Satu putaran = 360° = 2π radian, dimulai dan diakhiri di garis sejajar Hajar Aswad.
- Periode T = 2πr / v, kecepatan sudut ω = 2π / T = v / r, sehingga v = ω r.
- Lajunya tetap, tetapi arah geraknya terus berubah. Karena itu kecepatan (vektor) berubah dan ada percepatan (slide 4).
Perbesar r tanpa mengubah v. Apa yang terjadi pada T dan ω? Lalu perbesar v saja.
Model: jalur lingkaran berpusat di Kakbah. Ukuran Kakbah ±12 × 11 m dan denah Hijr Ismail digambar skematis (perkiraan). Jalur sebenarnya mengitari Hijr Ismail dan tidak bulat sempurna.
Jari-jari berbeda, jarak berbeda
Jalur luar lebih panjang. Tujuh putaran bisa selisih ribuan langkah dan puluhan menit.
- Keliling lingkaran 2πr, jadi jarak 7 putaran 14πr.
- Dengan nilai awal (perkiraan): jalur dekat Kakbah r = 20 m menempuh ±880 m, jalur lantai luar r = 55 m menempuh ±2.419 m.
- Pada kecepatan jalan 1 m/s: ±14,7 menit di jalur dekat, ±40,3 menit di jalur luar.
- Jika rombongan ingin tetap rapat (periode sama), yang di luar harus lebih cepat karena v = ω r.
Pilih mode "Periode sama". Berapa kecepatan jamaah di jalur luar? Apakah masih wajar untuk berjalan?
r = 20 m dan 55 m adalah perkiraan untuk membandingkan, bukan ukuran resmi. Sesuaikan geser dengan lantai yang dibahas.
| Jalur | r | v | ω | T | 7 putaran | Waktu |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Dalam | - | - | - | - | - | - |
| Luar | - | - | - | - | - | - |
Mengapa tubuh condong ke dalam
Berbelok butuh gaya ke arah pusat. Pada kecepatan tawaf, gayanya kecil sekali.
- Arah kecepatan terus berubah, jadi ada percepatan menuju pusat: a = v² / r.
- Gayanya F = m v² / r. Pada jamaah, gaya ini berasal dari gesekan sandal atau kaki dengan lantai.
- Agar tidak terguling, resultan gaya lantai (normal N dan gesekan f) harus lewat pusat massa. Maka tubuh condong ke dalam dengan tan θ = v² / (r g).
- Jalan 1 m/s di r = 20 m, massa 60 kg: a = 0,05 m/s², F = 3 N (±0,5% berat), θ = 0,3°. Condongnya baru tampak jelas bila berlari.
Tekan "Lari 6 m/s". Lalu perkecil r tanpa mengubah v. Mana yang membuat tubuh lebih condong: r kecil atau r besar?
Model: benda tegar yang condong, gesekan cukup, g = 9,81 m/s². Panah pada gambar atas tidak berskala.
Model agen sederhana
Makin padat, makin pelan, dan arus orang justru turun bila terlalu penuh.
- Tiap titik adalah satu jamaah. Ia ingin berjalan ±1,3 m/s berlawanan arah jarum jam, melambat bila ada orang di depannya, dan boleh bergeser ke jalur samping yang lebih lega.
- Kecepatan rata-rata yang tampak adalah hasil aturan itu, bukan angka yang dimasukkan.
- Arus (orang per menit yang melewati garis Hajar Aswad) naik dulu, lalu turun saat terlalu padat.
- Nyalakan "Semua ingin dekat Kakbah": jalur dalam macet, jalur luar masih lancar.
Ini model sederhana, bukan data lapangan. Cincin tawaf 20 sampai 40 m dan kecepatan keinginan 1,3 m/s adalah perkiraan. Tidak ada keluarga, lansia, kursi roda, lantai bertingkat, atau jeda. Angka kepadatan nyata di Masjidilharam harus dilihat dari sumber resmi.
Gerak lurus bolak-balik
Sai berbeda dari tawaf: bolak-balik pada garis lurus, tujuh lintasan, berakhir di Marwa.
إِنَّ ٱلصَّفَا وَٱلْمَرْوَةَ مِن شَعَآئِرِ ٱللَّهِ
QS. Al-Baqarah: 158 (potongan awal). Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.
- Safa → Marwa = lintasan 1, Marwa → Safa = lintasan 2, dan seterusnya. Lintasan ke-7 berakhir di Marwa.
- Jarak antar bukit ±450 m (perkiraan), sehingga jarak tempuh 7 × 450 = 3.150 m ≈ 3,15 km.
- Jarak tempuh berbeda dari perpindahan. Setelah 7 lintasan jamaah menempuh 3.150 m, tetapi perpindahannya hanya 450 m (Safa ke Marwa).
- Pada grafik posisi-waktu, geraknya berbentuk gelombang segitiga. Laju rata-rata 1 m/s, kecepatan rata-rata (vektor) hanya 0,14 m/s.
Angka ±450 m perkiraan. Sumber berbeda menyebut angka yang tidak persis sama, cek sumber resmi. Teks ayat ditulis dari ingatan, verifikasi dengan mushaf.
Satu rumus, banyak besaran
Radian, panjang busur, dan v = ω r menghubungkan sudut, jarak, dan waktu.
- Satu radian adalah sudut yang busurnya sepanjang jari-jari. Panjang busur s = θ r.
- Tujuh putaran: θ = 7 × 2π = 14π ≈ 43,98 rad.
- Frekuensi f = 1/T, kecepatan sudut ω = 2πf, kecepatan linear v = ω r.
- Pada ω tetap, v bertambah lurus terhadap r. Pada v tetap, percepatan sentripetal a = v²/r menurun bila r membesar.
Tarik jumlah putaran ke 7 dan baca s. Lalu ganti r menjadi dua kali lipat. Besaran mana yang ikut dua kali lipat, mana yang tidak?
Tawaf ditambah sai
Tawaf 7 putaran lalu sai 7 lintasan: berapa jauh dan berapa lama seluruhnya?
وَلْيَطَّوَّفُوا۟ بِٱلْبَيْتِ ٱلْعَتِيقِ
QS. Al-Hajj: 29 (potongan akhir). Dan hendaklah mereka melakukan tawaf di sekeliling Rumah yang tua (Baitullah).
- Dalam umrah, urutannya tawaf 7 putaran, salat sunah dua rakaat, lalu sai 7 lintasan. Jeda dan salat tidak dihitung di sini.
- Tawaf bergerak melingkar (jarak = 14πr). Sai bergerak lurus bolak-balik (jarak = 7 × 450 m).
- Langkah dihitung dari panjang langkah rata-rata ±0,7 m (perkiraan).
Geser r dari 20 m ke 55 m. Mana yang lebih jauh: tawaf di lantai luar atau sai? Pada r berapa keduanya sama?
Ayat ditulis dari ingatan. Verifikasi teks Arab dan terjemahnya dengan mushaf sebelum dibagikan.
Uji pemahaman
Setiap jawaban benar menyelesaikan satu putaran tawaf. Tujuh benar, tawaf selesai.
Putaran 0 dari 7. Jawab dengan benar untuk memulai tawaf.
Rangkuman
Tawaf adalah gerak melingkar yang bisa dihitung, sai adalah gerak bolak-balik.
- Tawaf: periode T = 2πr/v, kecepatan sudut ω = v/r, kecepatan linear v = ω r.
- Jalur lebih luar berarti jarak dan waktu 7 putaran lebih besar.
- Gaya sentripetal F = m v²/r berasal dari gesekan lantai, kecil pada kecepatan jalan.
- Kerumunan lebih padat berarti kecepatan rata-rata turun (pada model sederhana).
- Sai: ±450 m × 7 ≈ 3,15 km jarak tempuh, tetapi perpindahannya 450 m.
Tugas: ukur keliling lapangan sekolah, catat waktu satu putaran berjalan, lalu hitung T, ω, dan v. Ayat dan angka perkiraan di deck ini perlu dicek guru.